Jumat, 11 September 2015

Shalawat NABI


Minggu lalu saya dimintain tolong untuk mengantarkan keluarga ke bojonegoro, mungkin temen-temen ada yang pernah denger dengan daerah tersebut, atau malah kampung halamanya, bojonegoro bagian dari propinsi jawa timur. Sebelumnya saya belum pernah datang langsung ke daerah bojonegoro, selama ini hanya dengar dari mulut ke mulut saja. ketika saya sampai di bojonegoro ada rasa takjub yang hadir dalam hati saya, saya baru tahu ternyata bojonegoro memiliki sumber daya alam yang Masyallah luar biasa. di perut bumi bojonegoro tersimpan timbunan minyak yang siap di eksplorasi. dengar-dengar pengelolanya adalah perusahaan asala Amerika menggandeng Pertamina untuk Eksplorasi ladang minyak tersebut. Semoga dengan adanya sumber daya alam yang melimpah dapat memberikan kesejahteraan kepada rakyat bojonegoro, tentu dengan tetap menjaga kelestarian Alamnya.

Sebenarnya cerita diatas hanya Prolog dari apa yang saya bagi pada sore hari ini. Alhamdulillah apa yang saya cari sudah selesai saya ketik, sehingga masi ada waktu senggang yang mubazir jika tidak digunakan dengan hal yang insyallah baik. 




Setelah kami berputar-putar ke bojonegoro, lanjut ke gresik, dan akhirnya berlabuh di jepara. kami sampai di jepara Magrib setelah menempuh kurang lebih 5 jam perjalanan dari kota gresik, tidak lama kumandang qomat di lantunkan dan saya mencari asal suara tersebut yang ternyata persis di depan rumah pak dhe saya, terlihat megah dan menyejukkan mesjidnya. selesai sholat saya tidak langsung pulang kerumah, sambil rehat meluruskan kaki yang sepanjang jalan nginjek kopling mobil, terdengar oleh saya pengajian yang dilaksanakan di teras mesjid, gak banyak jamaahnya, sekitar sepuluh orang mungkin.
ada satu cerita yang masih aku ingat pada pengajian itu. pada zaman nabi musa, ada seorang lelaki yang meninggal dunia, namun mayarakat setempat membuang jenazah tersebut tidak mau mengurusinya dikarenakan buruknya sifat dan perbuatan lelaki tersebut menurut pandangan masyarakat pada waktu itu, sehingga jenazahnya di telantarkan oleh mereka. Namun Alloh SWT meerintahkan melalui wahyunya kepada nabi Musa as untuk mengurusi jenazah tersebut. 

Alloh memerintahkan kepada nabi Musa as untuk mengkebumikan jenazah tersebut layaknya orang beriman pada masa itu. Tentu nabi Musa langsung mengerjakan perintah tersebut walaupun terbersit pertanyaan di dalam hatinya. hingga akhirnya nabi Musa menanyakan hal tersebut kepadda Alloh SWT, Ya Alloh apa sebab Engkau menyuruhku untuk mengkebumikan jenazah laki-laki tersebut seperti orang beriman lainya, padahal rakyatnya sudah membuang jenazah tersebut. Amalan apa yang menyebabkan laki-laki itu mendapatkan perlakuan istimewa tersebut. Alloh memberitahukan amal yang telah dilakukan oleh pemuda itu ketika hidup, ternyata pemuda tersebut waktu hidupnya pernah membuka kitab taurat dan didalam kitab taurat tersebut ada perintah bersholawat kepada kekasih Alloh Yakni Nabi Muhammad SAW, dan pemuda itu pun bersholawat " Alloumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. Karena Sholawat tersebutlah Alloh mengampuni semua dosa-dosa pemuda itu. Begitu besarnya ganjaran dari Sholawat kepada Nabi Muhammad sehingga Alloh mengampuni dosa-dosa hambanya yang mau bersholawat kepada kekasihNYA Muhammad SAW.

"Sesungguhnya Alloh dan malaikat-malaikat NYA bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya" (Qs.Al Ahzab; 56)


Mari banyakin shalawat kepada Nabi Muhammad SAW agar kita menjadi orang yang beriman seperti apa yang disampaikan oleh Al qur'an. sehingga kita mendapatkan Rahmat dari Alloh SWT

Kamis, 10 September 2015

JANGAN BERSEDIH




Alhamdulillah ini blog sudah berumur sekitar 5 tahunan. begitu juga umurku dikota jogja ini, jelas lebih tua dari blogku sendiri, yup sudah sekitar 7 tahun aku di jogja. berangkat dengan niat menuntut ilmu di kota pelajar ini. yang dulu harga es teh masi ke bayar 800 rupiah, sekarang harus merogoh kocek 1500 rupiah. Waktu terus berjalan meninggalkan mereka yang terlelap tertidur. seakan hidup begitu-begitu saja, namun tanpa disadari dia telah tertinggal jauh kelihatanya. iya kelihatanya, karena penilaian hidup bukan berada di awal atau di tengaha sebuah perjalanan. sukses atau tidaknya hidup dinilai besok waktu nyawa sudah terpisah oleh raga ini, ketika Sang pemilik sudah memutus kontrak segala fasilitas yang telah diberikan oleh NYA. pada waktu itulah penilaian seorang manusia baru di hitung. 

Terkadang ada sedikit perasaan penyesalan dengan apa yang terjadi pada hari ini, karena sejatinya kejadian hari ini adalah dampak dari hari kemarin, tapi untunglah Alloh masih ngingetin aku bahwa semua yang terjadi pada dirimu sudah tertulis di kitab Lauh Mahfuz, jadi jika kejadian itu tidak sesuai dengan keinginanmu jangan bersedih berlebihan, karena itu sudah tertulis. begitu juga sebaliknya, jika itu terjadi sesuai dengan keinginanmu, jangan terlalu gembiraa, karena itu sudah tertulis. karena Alloh benci sama orang yang sombong. cek dah surat Al Hadid ayat 22-23

Buat temen-temen yang sedang sedih karena targetnya tidak tercapai, karena masalahnya belum juga selesai dan karena kuliahnya juga belum selesai, seperti saya :), jangan bersedih berlebihan. Khusnuzon aja sama Alloh pasti ada sesuatu yang indah yang sedang menunggu kita. yang penting kita berproses seperti apa yang di inginkan sama Alooh bukan seperti yang kita inginkan.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...